Camat Mustikajaya: Ganti Rugi Rp7 Miliar untuk 41 KK Tunggu Tindak Lanjut SPBE Cimuning

15 hours ago 13

Beranda Berita Utama Camat Mustikajaya: Ganti Rugi Rp7 Miliar untuk 41 KK Tunggu Tindak Lanjut SPBE Cimuning

Bangunan rumah mengalami kerusakan akibat terdampak kebakaran besar yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (1/4) malam. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menyatakan telah menjalin komunikasi dengan pihak Pertamina serta Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Indogas Andalan Kita terkait pembahasan ganti rugi pascakebakaran.

Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, mengungkapkan pihaknya telah mengajukan permohonan perbaikan rumah kepada pengelola SPBE sebagai tindak lanjut atas kerugian yang dialami warga akibat kebakaran besar di Kelurahan Cimuning pada Rabu (1/4) malam.

“Kita mohonkan, kemudian kami sudah rapat kemarin di tempatnya di Kopitarik. Saya, camat, lurah, kemudian pihak SPBE, kemudian dengan RW, RT, kita menyodorkan data yang telah kami data, sejumlah warga yang terdampak. Alhamdulillah, hari Minggunya pagi, itu telah direchecking ke bawah bersama,” ujar Maka di Pemkot Bekasi, Senin, (13/4).

Ia mengatakan setelah dilakukan pendataan ulang dan penyinkronan data terhadap para korban, sebanyak 41 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak seluruhnya dinyatakan valid.

“Disinkronkan, ternyata Alhamdulillah hasilnya tetap sama. Pengajuannya memang 41, keluarnya juga sudah yang direchecking itu ada 41,” ungkap Maka.

Selain itu, ia mengatakan berdasarkan hasil pendataan terkini dari pihak kecamatan, total kerugian materiil akibat insiden kebakaran SPBE Cimuning diperkirakan mencapai Rp7 miliar. Nilai tersebut telah diverifikasi bersama dan tinggal menunggu tindak lanjut dari pihak pengelola SPBE.

“Suda diverifikasi bersama. Antara SPBE dengan pihak keluarga RT, RW dan kami Kecamatan. Kemudian nanti, mereka berdiskusi dulu dengan pihaknya, kemudian nanti dikabarin,” jelasnya.

Selain kerusakan rumah warga, insiden ini juga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Tercatat sebanyak 22 orang mengalami luka, sementara empat orang meninggal dunia.

“Sampai hari ini jumlah korban mencapai 22 orang. Meninggal empat orang,” katanya. (zak)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |