Bukan Sekadar Amanat Upacara, Ini Pesan Cakades Setiamekar Kasan Abdullah

4 hours ago 11

Beranda Satelit Bukan Sekadar Amanat Upacara, Ini Pesan Cakades Setiamekar Kasan Abdullah

UPACARA - Calon Kepala Desa (Cakades) Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kasan Abdullah (tengah) saat menjadi pembina upacara HUT RI ke 81 di MTsS Al Khairiyah

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Suasana peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MTsS Al Khairiyah, Tambun Selatan, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat. Calon Kepala Desa (Cakades) Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kasan Abdullah, dipercaya menjadi pembina upacara dalam peringatan hari bersejarah tersebut.

Di hadapan para siswa, guru, dan peserta upacara, Kasan tidak sekadar mengajak peserta mengenang perjuangan para pahlawan. Ia juga menyampaikan pesan tentang makna kemerdekaan yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kasan mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui perjuangan panjang. Bangsa Indonesia, kata dia, pernah berada dalam situasi penuh tekanan akibat penjajahan. Intimidasi, provokasi, dan politik adu domba menjadi bagian dari upaya penjajah untuk melemahkan perjuangan rakyat.

“Bangsa Indonesia mengalami penjajahan yang cukup lama. Penjajah melakukan intimidasi, provokasi, dan adu domba. Kebebasan berdemokrasi terpasung, bahkan mengalami rasa takut yang luar biasa oleh penguasa penjajah saat itu,” ujar Kasan dalam amanatnya.

Menurut Kasan, perjuangan mempertahankan kemerdekaan tidak berhenti setelah Indonesia terbebas dari penjajahan. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan keberanian menyuarakan kebenaran dan melawan berbagai bentuk kezaliman yang terjadi di lingkungan sekitar.

Ia menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk tidak takut menyampaikan kebenaran selama dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab.

“Dalam upaya mengisi kemerdekaan kita, sebagaimana anak bangsa, harus berani mengatakan yang benar dan harus berani memerangi kezaliman yang ada di sekitar kita,” tegasnya.

Kasan juga mengaitkan semangat kemerdekaan dengan kebebasan berdemokrasi. Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan salah satu hak dasar masyarakat dalam negara yang telah merdeka.

“Kebebasan berdemokrasi merupakan hak dasar kita dalam negara yang merdeka. Karena itu, saat ini tidak ada lagi bentuk intimidasi, provokasi dalam lingkungan kita,” katanya.

Ia mengajak para siswa untuk menjadi generasi yang berani, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Jika masih menemukan tindakan intimidasi maupun ketidakadilan, generasi muda diharapkan tidak tinggal diam.

“Dan bila hal tersebut masih ada, kita sebagai anak bangsa yang merdeka harus berani memerangi demi kebenaran,” tegas Kasan.

Amanat tersebut kemudian ditutup dengan seruan penuh semangat.

“Merdeka! Merdeka! Merdeka!” seru Kasan, yang disambut antusias para peserta upacara. (mif/*)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |