Beranda Berita Utama Warga Pantai Bahagia Muaragembong Patungan Perbaiki Jalan Rusak
Warga Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, memperbaiki jalan rusak di wilayahnya. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Warga Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, patungan memperbaiki jalan rusak di wilayahnya. Aksi swadaya ini dilakukan karena kerusakan jalan tak kunjung ditangani pemerintah. Dari donasi warga, sementara terkumpul lebih dari Rp23.921.0000.
Penggalangan donasi ini dikoordinir oleh warga bernama Aliya dan Anggi. Melalui video yang diunggah akun Instagram @azat_mj, Aliya menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam perbaikan jalan di Desa Pantai Bahagia.
“Kami ingin menyampaikan donasi dari masyarakat yang sudah berpartisipasi dalam perbaikan jalan Desa Pantai Bahagia saat ini telah dilaksanakan,” ujar Aliya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan kerja sama masyarakat demi keamanan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas warga.
“Adapun donasi yang kami kumpulkan yaitu untuk saat ini berkisar Rp23.921.0000,” tuturnya.
Sementara, Anggi juga mengapresiasi dukungan masyarakat. Ia berharap upaya swadaya ini mendapat perhatian pemerintah sehingga manfaatnya bisa dirasakan bersama.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini ada dukungan dari pemerintah. Semoga hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan bersama dan menjadi langkah awal untuk kerja sama yang positif berikutnya,” ungkapnya.
Sementara itu, warga setempat, Azat, menyebut perbaikan jalan dilakukan karena keresahan warga yang telah berlangsung lama.
“Awalnya warga sudah resah karena jalan tidak kunjung diperbaiki. Sudah ada 4 tahunan jalan seperti ini (rusak). Sempet ada perbaikan tapi ga maksimal dan tidak menyeluruh hanya satu dua titik,” tuturnya.
Menurut Azat, warga telah mengadukan kondisi tersebut kepada pemerintah desa. Namun, pihak desa menyatakan ruas jalan itu berstatus jalan kabupaten.
“Kita komplain ke desa masalah jalan, pihak desa mengklaim bahwa itu jalan kabupaten bukan jalan desa lagi,” tuturnya.
Menurutnya, penggalangan donasi dimulai pada 17 Februari 2026. Dari dana yang terkumpul, warga telah membeli delapan truk batu kapur.
“Dan sudah dibelikan batu kapur delapan truk total harga Rp16 juta,” tuturnya. (oke)

15 hours ago
18

















































