Beranda Entertainment Terkuak! Ini Isi Chat Grup Karyawan Inara Rusli yang Gibah Soal Insanul Fahmi
Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Foto: kollase/Instagram
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Inara Rusli kini tengah menghadapi persoalan hukum yang melibatkan orang dalam lingkaran kerjanya sendiri. Ia melaporkan dugaan akses ilegal rekaman CCTV di kediamannya ke pihak berwajib, yang menyeret nama sejumlah karyawan, termasuk mantan sopirnya.
Perkembangan terbaru, S istri dari A yang merupakan mantan sopir Inara, telah menjalani pemeriksaan pada Rabu (18/2) malam. Pemeriksaan tersebut dilakukan terkait dugaan keterlibatan dalam penyebaran rekaman CCTV yang kemudian beredar dan digunakan sebagai bahan laporan ke kepolisian.
Kuasa hukum S, Sukardi, menjelaskan bahwa kliennya dimintai keterangan seputar peran dan keterkaitannya dalam kasus tersebut. Pemeriksaan dilakukan di Bareskrim Polri.
“Pada intinya bagaimana peran dan keterkaitan dari istri saksi A atau sopir ini berkaitan dengan rekaman CCTV. Kira-kira seperti itu,” ujar Sukardi kepada awak media usai pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa S diduga menjadi pihak pertama yang menyampaikan informasi terkait dugaan hubungan khusus antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi kepada Wardantina Mawa.
Menurut penuturan kuasa hukum, S awalnya menanyakan status pernikahan Insanul Fahmi. Setelah mengetahui bahwa yang bersangkutan masih terikat pernikahan, informasi tersebut kemudian diteruskan.
“Peran istri si A ini penghubung pertama yang memberikan informasi, menanyakan terlebih dahulu apakah IF ini terikat pernikahan dengan M. Karena masih, akhirnya disampaikanlah hal tersebut,” jelas Sukardi.
Baca Juga: Tangis di Ruang Sidang Tak Cukup? Korban CPNS Bodong Tuntut Olivia Nathania Bayar Rp8,1 Miliar
Bermula dari Grup Gosip Karyawan
Fakta lain yang terungkap, S mengetahui dugaan hubungan tersebut dari sebuah grup percakapan yang berisi A dan sejumlah karyawan Inara lainnya. Grup itu disebut-sebut menjadi wadah obrolan yang berisi gosip atau gibah mengenai kedekatan Inara dan Insanul Fahmi.
Dalam percakapan tersebut, para karyawan mengaku merasa risih karena Insanul Fahmi beberapa kali datang ke rumah Inara. Bahkan disebutkan, kunjungan itu terjadi hingga sekitar lima kali.
“Obrolan di grup itu hanya berisikan gosip saja atau gibah terkait hubungan khusus antara IR dan IF. Jadi pada dasarnya semua ini antara asisten pribadi dan semua satu paham tindakan IR dan IF ini tidak patut,” ungkap Sukardi.
“IF itu sudah sekitar lima kali datang ke rumah IR sehingga antara pekerja-pekerja itu merasa risih. Sampailah kepada kesimpulan bahwa tindakan ini tidak patut,” sambungnya.
Sebelumnya, pada November 2025, Inara Rusli resmi membuat laporan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terkait dugaan akses ilegal CCTV di kediamannya.
Laporan itu dibuat setelah rekaman CCTV rumahnya diduga bocor dan sampai ke tangan Wardantina Mawa. Rekaman tersebut kemudian dijadikan barang bukti dalam laporan dugaan perzinaan yang diajukan ke Polda Metro Jaya.
Kasus ini pun berkembang menjadi dua jalur hukum berbeda, dugaan akses ilegal data elektronik yang dilaporkan Inara, serta dugaan perzinaan yang dilaporkan pihak lain.
Hingga kini, proses penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam penyebaran rekaman CCTV tersebut dan bagaimana alur aksesnya bisa terjadi. (ce2)

21 hours ago
19

















































