Showroom Mobil Bekas di Bekasi Timur Tahan Belanja Kendaraan Diesel

12 hours ago 15

Beranda Berita Utama Showroom Mobil Bekas di Bekasi Timur Tahan Belanja Kendaraan Diesel

Showroom mobil bekas di Bekasi Timur. FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai memengaruhi pasar mobil diesel bekas. Sejumlah showroom di Bekasi Timur memilih menahan belanja unit kendaraan diesel. Semua persediaan saat ini hanya mobil berbahan bakar bensin.

Salah satu pegawai Showroom, Yamin (46), mengatakan minat konsumen terhadap mobil diesel menurun dalam beberapa bulan terakhir.

“Kalau dulu itu kan seperti Fortuner, Pajero, Innova, sekarang ini sepertinya hampir tidak ada (konsumen yang menanyakan),” katanya.

Penurunan minat itu diikuti melemahnya harga kendaraan diesel bekas. Yamin mencontohkan Mitsubishi Pajero keluaran 2018 yang sebelumnya dibeli dari pemilik lama di kisaran Rp370 juta. Kini, meski ditawarkan sekitar Rp300 juta, unit tersebut masih sulit terserap pasar.

Karena itu, showroom tempatnya bekerja hanya membeli mobil diesel jika sudah ada pesanan dari konsumen atau ditawarkan dengan harga jauh di bawah pasar.

“Makanya kita sementara waktu kalau murah banget mungkin iya (akan beli), tapi kalau yang tipis-tipis sekarang ini belum berani,” ucapnya.

Dalam ketidakpastian global seperti saat ini kata dia, konsumen akan benar-benar berhitung saat akan membeli mobil. Dalam waktu dua bulan saja, bahan bakar mobil diesel naik tinggi dibandingkan bahan bakar non subsidi lainnya. Belum lagi, informasinya penyaluran bahan bakar subsidi akan terus diperketat.

Ia meyakini pergerakan pasar mobil diesel akan bergerak jika kondisi global membaik dan harga bahan bakar stabil apalagi turun.

“Makanya untuk (kendaraan) solas tidak bisa banyak bicara, kecuali ada penurunan mungkin nanti ada pergerakan. Tapi kan nggak tau sampai kapan karena ini dunia, bukan hanya Indonesia,” tambahnya.

Bukan hanya di Showroom mobil bekas, permintaan mobil diesel di balai lelang juga dikabarkan menurun trennya dibandingkan sebelum-sebelumnya. Naiknya harga BBM non subsidi membuat konsumen lebih berhitung.

Meskipun pasar mobil diesel saat ini masih ditopang oleh model operasional yang membutuhkan efisiensi dan ketahanan mobil diesel seperti untuk pikap niaga. (sur)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |