Meledak dalam 3 Hari! Drama The Art of Sarah Langsung Tembus Top 3 Global Netflix

20 hours ago 19

Beranda Lifestyle Hiburan Meledak dalam 3 Hari! Drama The Art of Sarah Langsung Tembus Top 3 Global Netflix

The Art of Sarah Langsung Duduki Peringkat Atas Netflix. Foto: Soompi

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Drama terbaru Netflix berjudul The Art of Sarah mencatatkan debut global yang impresif sejak penayangan perdananya pada 13 Februari 2026. Dalam waktu hanya tiga hari setelah rilis, serial ini langsung merangsek ke peringkat ketiga dalam daftar Global Top 10 Non-English Shows.

Berdasarkan laporan Allkpop, drama ini mengumpulkan sekitar 3,8 juta penayangan. Angka tersebut dihitung dari total jam tontonan yang dibagi dengan durasi keseluruhan serial, metode yang digunakan Netflix untuk menentukan peringkat globalnya. Capaian tersebut menandakan antusiasme tinggi penonton internasional terhadap drama ini.

Tak hanya sukses secara global, The Art of Sarah juga mendominasi tangga tontonan di sejumlah negara Asia seperti Korea Selatan, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. 

Bahkan, serial ini berhasil menembus Top 10 di 38 negara lainnya, termasuk Jepang, Singapura, Hong Kong, Peru, Kolombia, hingga Kenya.

Capaian ini memperlihatkan daya tarik lintas budaya yang kuat, sekaligus mempertegas posisi drama Korea sebagai salah satu konten non-Inggris paling diminati di platform streaming global.

Kesuksesan drama ini tak lepas dari performa memikat aktris utama, Shin Hye Sun. Ia memerankan karakter Sarah Kim, sosok perempuan ambisius yang bercita-cita menjadi ikon kemewahan, meski harus membangun hidupnya di atas kebohongan.

Penampilan Shin Hye Sun dinilai mampu menghidupkan berbagai persona karakter dengan detail emosional yang kuat dan meyakinkan. Transformasi karakternya dari sosok penuh mimpi menjadi figur kompleks yang terjebak dalam ambisi menjadi salah satu daya tarik utama serial ini.

Aktor Lee Jun Hyuk turut memperkuat cerita lewat perannya sebagai Mu Gyeong, pria yang memiliki ambisi dan kepentingan tersendiri terhadap Sarah. Dinamika hubungan keduanya menghadirkan ketegangan sekaligus intrik yang membuat alur cerita semakin intens.

Baca Juga: Kangmin VERIVERY Siap Debut Solo dan Drama Baru, Fans Diminta Dukungan Penuh!

Alur cerita The Art of Sarah berpusat pada dunia merek mewah kelas atas Boudoir, yang menyasar kelompok elit 0,1 persen teratas masyarakat. Latar dunia fesyen dan barang luks ini digambarkan dengan detail visual yang memukau.

Desain produksi drama ini mencuri perhatian lewat set butik mewah dengan dekorasi pohon pinus besar, hingga ruang pamer elegan yang menampilkan tas-tas eksklusif Boudoir. Setiap elemen visual dirancang untuk menegaskan atmosfer glamor sekaligus tekanan sosial di baliknya.

Sutradara Kim Jin Min menjelaskan bahwa tas Boudoir bukan sekadar properti, melainkan simbol penting dalam narasi. Tas tersebut merepresentasikan status sosial, ambisi, hingga keserakahan yang menjadi inti konflik cerita.

Dari sisi kostum, penata gaya Jo Sang Kyung yang sebelumnya dikenal lewat proyek seperti Squid Game dan film The Hunt, turut memberikan sentuhan artistik dalam membentuk citra Sarah Kim. Gaya busana karakter utama dirancang untuk mencerminkan evolusi psikologisnya sepanjang cerita.

Dengan skenario solid, alur penuh kejutan, serta dukungan produksi yang megah, The Art of Sarah tak hanya sukses secara angka, tetapi juga menuai pujian kritikus dan penonton. 

Jika tren positif ini berlanjut, bukan tak mungkin drama ini akan terus menanjak dalam daftar tontonan global Netflix dalam beberapa pekan ke depan. (ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |