Beranda Cikarang DPRD Bakal Panggil Direksi Perumda Tirta Bhagasasi, Klarifikasi Kondisi Keuangan Perusahaan
ILUSTRASI: Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi. FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi berencana memanggil direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi dalam rapat dengar pendapat untuk mengevaluasi kinerja badan usaha tersebut.
Langkah ini menyusul laporan lana rugi BUMD per 31 Desember 2024 dan 2023 yang belum diaudit. Dalam laporan itu, Perumda Tirta Bhagasasi mencatat beban keuangan lebih dari Rp739 miliar, sementara pendapatan hanya sekitar Rp733 miliar. Selisih tersebut membuat perusahaan merugi hampir Rp6 miliar.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin mengatakan pemanggilan direksi dimaksudkan untuk meminta penjelasan mengenai kondisi keuangan perusahaan serta arah rencana bisnis ke depan. DPRD juga ingin memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga.
Selain persoalan keuangan, DPRD turut menyoroti proses perekrutan karyawan di perusahaan daerah tersebut yang dinilai berpotensi menambah beban operasional.
“Kami sudah mendengar adanya laporan pengaduan. Prinsipnya, kami akan memanggil direksi Perumda TB setelah disposisi dari Ketua DPRD,” kata Ridwan, Selasa (10/3).
Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang (UMBK), Hamludin, menilai perekrutan pegawai baru di perusahaan milik daerah itu memunculkan dua kemungkinan. Pertama, kondisi kas perusahaan memang cukup sehat. Kedua, adanya dugaan intervensi politik yang membuka ruang titipan keluarga atau kerabat untuk bekerja.
“Kita lihat saja, kepentingannya apa dalam perekrutan ini. Namun yang terpenting bagaimana kondisi perusahaan dan pelayanan publik terkait pelayanan air bersih,” katanya.
Terpisah, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi Hasan, mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi kinerja terhadap seluruh jajaran pegawai di sektor pelayanan air bersih.
Menurutnya, perusahaan juga tengah mengevaluasi sejumlah kerja sama dengan pihak swasta guna menjaga stabilitas keuangan perusahaan, sembari melakukan pembenahan pada layanan distribusi air bersih kepada masyarakat.
Direktur Utama Perumda TB, Reza Lutfi Hasan menyampaikan pihaknya terus melakukan evaluasi kinerja kepada seluruh jajaran pegawai yang bergerak dibidang pelayanan air bersih.
“Kami pada prinsipnya terus melakukan perbaikan. Salah satunya adalah adanya kebijakan evaluasi kerja sama dengan pihak swasta untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan. Kemudian juga masalah pelayanan air bersih kami terus berbenah,” ucapnya.(and)

10 hours ago
11

















































