Beranda Bisnis BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Kuretase Peserta Akibat Kondisi Darurat Kehamilan
Nada Puja Lestari
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara konsisten memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini dirasakan langsung oleh Nada Puja Lestari (26) seorang peserta BPJS Kesehatan dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang harus menjalani tindakan medis segera akibat kondisi darurat pada kehamilannya.
Nada merasakan adanya keluhan yang tidak biasa selama masa kehamilan. Sehingga ia memutuskan untuk memeriksakan kandungannya ke bidan terdekat. Setelah dilakukan pemeriksaan, bidan menyampaikan bahwa ia perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis kandungan dan menyarankan agar segera dirujuk ke rumah sakit.
“Setelah diperiksa, bu bidan langsung merujuk saya ke Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur, supaya kandungan saya bisa diperiksa secara menyeluruh oleh dokter spesialis,” ungkap Nada.
Di rumah sakit, Nada menjalani pemeriksaan USG lanjutan, menjalani beberapa pemeriksaan laboratorium dan pemantauan kondisi kandungan secara intensif. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter spesialis kandungan menyampaikan bahwa detak jantung janin yang dikandungnya sudah tidak terdeteksi lagi.
“Waktu saya dengar hasil pemeriksaan itu, saya langsung syok. Dokter menyampaikan bahwa saya harus segera menjalani tindakan kuretase untuk mencegah terjadinya komplikasi yang berisiko terhadap kesehatan saya. Alhamdulillah tindakannya berjalan dengan lancar, walaupun sedih tapi berkat penanganan yang cepat dan tepat dari dokter, kondisi saya berangsur pulih, setelah membaik saya langsung diperbolehkan pulang,” ungkap Nada.
Nada mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Program JKN, karena biaya tindakan kuretase ditanggung seluruhnya oleh BPJS Kesehatan. Dengan status kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif, peserta tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk tindakan medis yang biayanya tergolong cukup besar.
“Saya sangat terbantu sekali dengan adanya BPJS Kesehatan, saya tidak perlu merasa khawatir kalau sewaktu-waktu sakit dan harus berobat ke klinik atau ke rumah sakit. Berobat menggunakan BPJS Kesehatan saat ini sangat mudah, sudah banyak juga fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama, khususnya di wilayah kota Bekasi. Jujur kondisi seperti ini memberikan ketenangan tersendiri untuk saya dan keluarga,” jelas Nada.
Nada berharap BPJS Kesehatan terus hadir membantu masyarakat agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas serta adanya pemerataan kualitas pelayanan di seluruh faskes mitra BPJS Kesehatan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik, maupun di rumah sakit rujukan.
“Semoga BPJS Kesehatan dapat memberikan standar pelayanan yang sama dari Sabang sampai Merauke, pelayanan yang ramah, dan profesional, tanpa adanya perbedaan perlakuan antara pasien BPJS Kesehatan dan pasien umum. Semoga BPJS Kesehatan terus melakukan perbaikan dan menciptakan inovasi layanan agar manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal, sekaligus memastikan akses layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. (*)

5 hours ago
8

















































